Vaping Ternyata Lebih Berbahaya Daripada Rokok

knewwatches.net – Vaping yang biasa lebih di kenal orang dengan sebutan vape ternyata lebih berbahaya di bandingkan rokok tembakau. Saat ini vape sangat di minati di kalangan anak muda yang biasa menyebut dirinya dengan sebutan vaper. Ternyata bagi perokok dengan beralih ke vape itu bukan solusi.

Ada 9 negara yang ternyata melarang penggunaan dan penjualan vape karena dinilai vape sangatlah berbahaya untuk tubuh dan kesehatan. 9 negara yang melarang keras penggunaan vape adalah Australia, Yordania, Hongkong, Kanada, Arab Saudi, Singapura, Belanda, Argentina, Venezuela. Menurut informasi yang di himpun dari deposit pulsa murah .

Karena bagi negara tersebut vape sangatlah berbahaya dan sudah di buktikan dari serangkaian penelitian yang di lakukan negara tersebut tentang vape. Memang saat ini vape baru booming di Indonesia karena masi tergolong baru di Indonesia. Akan tetapi di negara tetangga Singapura sudah ada banyak korban akan pemakaian vape.

Sebuah penelitian seseorang yang mengidap penyakit asma dan menghisap vape selama 30menit saja makan akan terkena peradangan paru-paru yang cukup parah. Vape juga akan merusak fungsi daripada paru-paru hanya dalam 30 menit saja. Ini bisa di simpulkan jika vape jauh lebih berbahaya daripada rokok tembakau.

Bahan kimia yang terkandung pada vape dapat menyebabkan kanker,baru-baru ini BPOM melarang penggunaan vape karena di anggap berbahaya untuk kesehatan tubuh akan tetapi masyarakat yang menamai diri mereka vaper menolak keras larangan BPOM akan hal tersebut.

Vaper yang me – Rontgen paru-paru mereka bersama berkampanye untuk BPOM agar bisa mengkaji ulang pelarangan penggunaan vape. Vaper berdalih bahwa paru-paru mereka bersih di bandingkan dengan perokok yang hitam. Namun badan kesehatan dunia(WHO) memang tidak merekomendasikan pemakaian vape.

Namun penelitian tentang vape memang belum sepenuhnya bisa ada pembuktian yang otentik akan tetapi di Amerika pada pemakai vape sudah di temukan penyakit paru-paru yang misterius dan tidak di temukan obatnya karena penggunaan vape secara berkala. Kandungan lquid kimia dalam vape sangat berbahaya.

Di yakini bahwa kandungan kimia dalam liquid vape di yakini sangat berbahaya di beberapa negara karena menyebabkan kematian yang langka di beberapa kasus di negara yang maju. Dan perhimpunan dokter seluruh Indonesia sudah di tegaskan bahwa vape bukan alat bantu untuk berhenti merokok.

Leave a Reply